Contoh Alur Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka Kelas 1

alur projek p5

Kegiatan P5 menjadi salah satu agenda wajib di setiap satuan pendidikan yang mengimplementasikan kurikulum merdeka. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau yang kini akrab dengan sebutan P5 tentunya lebih menekankan pada pembinaan karakter siswa dari pada produk berupa barang.

Banyak yang beranggapan bahwa kegiatan P5 harus menghasilkan barang yang memiliki nilai jual. Padahal sebagaimana tercantum dalam Buku Dimensi, Elemen dan Subelemen Kurikulum Merdeka terdapat di dalamnya cakupan dimensi yang akan digunakan.

Langkah Membuat program P5

Mencantumkan Visi

Ketika membuat program P5 tentu yang pertama ialah mencantumkan Visi. Wajib bagi setiap guru menghafal Visi yang dimiliki oleh sekolah. Mengapa demikian? karena sejatinya visi merupakan sebuah cita-cita atau target yang akan sekolah wujudkan. Mencantumkan visi pada program P5 berada pada urutan atas setelah memberikan judul. Pada Visi sekolah nantinya akan menjadi acuan mengenai dimensi yang akan kita capai.

Menentukan Tema

Kegiatan P5 juga wajib memiliki tema yang khusus. Di mana tema tersebut nantinya menjadi daya tarik dan menjadi cermin dari apa yang hendak menjadi projek. Tema dari kegiatan P5 misalnya : Kearifan Lokal, Gaya Hidup Berkelanjutan, dan lain sebagainya.

Menentukan Topik

Selanjutnya yaitu memberi kejelasan mengenai topik yang akan kita kembangkan. Misalkan pada tema Kearifan Lokal, maka topik yang dapat kita ambil adalah Lestari Kotaku Lestari Budayaku. Keduanya akan saling berhubungan satu dengan lainnya, sehingga menjadi satu kesatuan yang berkesinambungan.

Menentukan Waktu

Waktu yang akan anda jadikan projek P5 sudah pasti sesuai dengan agenda awal tahun ajaran baru. Terdapat 3 Model Pembagian Jam Kurikulum Merdeka yang dapat anda jadikan refrensi.

Misalkan kita menggunakan model 3, yaitu meletakkan semua kegiatan di akhir semester. Maka setidaknya bila anda termasuk sebagai sekolah yang Full day akan membutuhkan 11 hari untuk menyelesaikan kegiatan P5 ini.

Mengambil Dimensi

Sebagaimana yang ada pada modul Dimensi P5 yaitu terdapat 6 Dimensi diantaranya : 1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) Mandiri, 3) Bergotong royong, 4) Berkebinekaan Global, 5) Bernalar Kritis, dan 6) Kreatif.

Anda dapat menyesuaikan dimensi tersebut dari visi yang sekolah anda miliki. Misalkan dari Visi “MEMBENTUK PRIBADI MUSLIM YANG UNGGUL, BERKARAKTER, DAN BERBUDAYA” maka dimensi yang dapat diambil adalah dimensi Beriman dan Berkebinekaan Global. Paling tidak ada 2 dimensi yang nantinya anda cantumkan dalam program P5 yang akan anda buat.

Menentukan Elemen

Refrensi terkait elemen nantinya dapat anda lihat pada buku yang telah ditetapkan. Sehingga tidak asal membuat elemen sendiri. Melainkan mengidentifikasi dahulu apa yang akan kita jadikan projek serta kesesuaiannya yang ada pada buku.

Mengembangkan Sub-Elemen

Sebagaimana yang ada pada buku, selain elemen, sub-elemen juga sudah ada pada buku itu juga. Sehingga akan membuat program yang anda buat semakin terarah dan meruncing. Harapan besarnya yaitu muncul Kompetensi yang juga sesuai.

Menentukan Kompetensi

Sebagaimana pembelajaran, bahwa P5 juga memiliki kompetensi yang sebaiknya anda cantumkan juga. Kompetensi ini juga terdapat pada buku elemen dan sub-elemen. Usahakan kompetensi yang ada yaitu benar-benar sesuai dengan elemen dan juga dimensi.

Membuat Alur Aktivitas Modul Projek

Secara garis besar, alur modul projek terbagi menjadi 4 tahap, yaitu : Tahap Pengenalan, Tahap Kontekstualisasi, Tahap Aksi, Tahap Refleksi tindak lanjut. Dari ke empat tahap inilah nantinya anda akan mengatur strategi akan kegiatan apa saja yang ada di dalamnya. Link Contoh Alur Aktivitas Modul Projek.

Setelah membaca ulasan di atas, besar harapan kami anda sudah memahami apa sebenarnya kegiatan P5 itu tanpa harus meraba-raba lagi. Jangan sampai ada istilah atau pribahasa yang akan anda gunakan untuk kegiatan P5 ialah membuat jamu dan menjualnya. Itu sungguh kurang efisien.

Tinggalkan Balasan